Ditjen PAUDNI Usulkan Kenaikan Tunjangan Pamong Belajar

warta October 9, 2012 Comments Off dibaca 1,450 kali
Ditjen PAUDNI Usulkan Kenaikan Tunjangan Pamong Belajar

Dirjen PAUDNI Prof. Dr. Lydia Freyani Hawadi, psikolog saat memberikan arahan kepada peserta tim penilai angka kredit pamong belajar di Belezza Suite Hotel, Jakarta, 8/10

JAKARTA. Kesejahteraan pamong belajar perlu ditingkatkan lagi. Untuk itu, saat ini tengah diusulkan kenaikan tunjangan fungsional bagi pamong belajar.

Demikian disampaikan Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal (Dirjen PAUDNI) Prof. Dr. Lydia Freyani Hawadi, Psikolog saat membuka secara resmi kegiatan Bimbingan Teknis Calon Tim Penilai Jabatan Fungsional Pamong Belajar dan Angka Kredit, di Hotel Belezza Suites Jakarta, Senin (8/10).

Pakar psikolog keberbakatan yang akrab dipanggil Reni Akbar Hawadi ini mengungkapkan keprihatinannya atas tunjangan fungsional pamong belajar yang saat ini belum sesuai dengan yang diharapkan. Selain itu, jumlah pamong belajar juga dinilai Reni belum maksimal.

“Jumlah pamong belajar yang ada saat ini sejumlah 3.476 orang. Sementara idealnya berdasarkan koridor MP3EI berjumlah 10.127 orang,” kata Reni.

Ia berharap nantinya tunjangan fungsional pamong belajar sama dengan tunjangan guru pada pendidikan formal. “Saat ini kami sedang mengusulkan tambahan tunjangan fungsional bagi pamong belajar. Selain itu kami mengusulkan tambahan tenaga untuk pamong belajar”, tutur Reni. (Teguh Susanto/HK)